SCOPH (Standing Committee on Public Health) didirikan pada tahun 1952 oleh mahasiswa kedokteran yang tergabung dalam International Federation of Medical Students Associations (IFMSA).

SCOPH CIMSA memiliki tujuan untuk mengembangkan kemampuan kolaborasi dan menjelajahi isu terkait kesehatan masyarakat, termasuk kesehatan dunia, kebijakan kesehatan, dan aktivitas yang terkait dengan edukasi dan promosi kesehatan.

Dengan edukasi yang baik kepada seluruh elemen masyarakat, kami berharap masalah kesehatan masyarakat seperti penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus, kanker, kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol dapat berkurang.

Vision

Medical students attain the optimal skills and knowledge to contribute to their full potential towards the making of healthier communities in their capacity as medical students and as future healthcare providers.

Mission

The Standing Committee on Public Health CIMSA promotes the development of medical students in Indonesia regarding public health issues through an international and national sharing knowledge network, projects management, community-based learning, capacity building, advocacy, exchanges placements, and access to external learning opportunities.

Fokus kami

Pencegahan penyakit yang ada di dalam masyarakat, promosi kesehatan, dan edukasi kepada masyarakat kita.

Menaikkan kewaspadaan mahasiswa kedokteran dan masyarakat terkait isu kesehatan global dan nasional.

Mengadvokasi kebijakan kesehatan sebagai suara dari mahasiswa kedokteran.

Mengembangkan kemampuan dan pengetahuan mahasiswa kedokteran sebagai tenaga medis profesional di masa depan.

Bekerja sebagai tim dan berkolaborasi dengan organisasi kesehatan masyarakat eksternal untuk mengoptimalkan potensi lebih dari satu juta mahasiswa kedokteran di seluruh dunia.

Topik utama kami

Kami mengetahui bahwa promosi kesehatan merupakan kunci dari perubahan kesehatan masyarakat. SCOPH melakukan berbagai aktivitas untuk menaikkan kewaspadaan, edukasi, dan melatih masyarakat terhadap beberapa isu kesehatan untuk mencegah penyakit menular dan tidak menular, melakukan gaya hidup sehat, mengatasi faktor risiko individu, dan peduli dengan lingkungan.

Aspek sosial dan lingkungan adalah kondisi dimana manusia lahir, tumbuh, dan bekerja, dan kondisi ini membentuk bagaimana kita menjalani kehidupan kita sehari-hari. Kondisi ini termasuk kebijakan ekonomi, agenda perkembangan, norma sosial, kebijakan sosial, bahkan sistem politik.

SCOPH mengadvokasikan cakupan kesehatan semesta yang berkualitas tinggi, berkeadilan, mudah diakses, dan terjangkau bagi seluruh kalangan. Berangkat dari prinsip 'kesehatan untuk semua' (SDG poin ketiga), hal ini merupakan tugas dari mahasiswa kedokteran untuk mendukung pergerakan demi kualitas layanan kesehatan yang lebih baik.

Aspek Kesehatan pada Seluruh Kebijakan merupakan ide yang mengadvokasi pendekatan kolaboratif demi memperbaiki kesehatan masyarakat dengan mempertimbangkan aspek kesehatan pada saat membuat kebijakan pada sektor selain kesehatan, seperti kebijakan tembakau, makanan, imigrasi, urbanisasi, perubahan iklim, dan lain-lain. Tujuan utama dari fokus ini adalah memastikan bahwa pembuat keputusan mengetahui dampak kesehatan dari kebijakan yang mereka buat dan menggabungkan pentingnya aspek kesehatan dalam proses pembuatan kebijakan.

Dengan ekspansi bantuan internasional pada krisis kesehatan, globalisasi, dan perdagangan, istilah kesehatan global dan internasional muncul dan memiliki maksud dan cakupan yang berbeda dibandingkan dengan kesehatan masyarakat.

Lihat lebih lanjut di Buku Manual SCOPH 3.0